Senin, 26 November 2018

Contoh Esai Singkat

GENERASI DIGITAL NATIVE  MENGHADAPI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DENGAN PENDIDIKAN  LITERASI DIGITAL

        Generasi digital native adalah generasi yang lahir pada tahun 1980 dan sesudahnya.Generasi digital native sering juga disebut dengan generasi milenial yaitu generasi yang lahir diantara tahun 1980-an dan 2000-an, yang kehidupannya tidak dapat lepas dari teknologi.Perkembangan teknologi adalah perkembangan keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.Sedangkan literasi digital adalah kemampuan untuk memahami informasi berbasis komputer.

        Di zaman sekarang ini, manusia tidak bisa terlepas dari yang namanya teknologi.Teknologi yang dibutuhkan berbagai macam, seperti teknologi infomasi, teknologi pendidikan, teknologi medis, teknologi tepat guna maupun teknologi tinggi.Yang paling umum digunakan adalah teknologi informasi karna bisa dijangkau oleh semua kalangan.Teknologi informasi  merupakan penggunaan teknologi  seperti komputer, elektronik dan telekomunikasi untuk mengolah dan mendistribusikan informasi dalam bentuk digital.Pengguna internet di Indonesia sebanyak 80% adalah generasi muda kategori digital native.Menurut hasil riset yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII ) bersama dengan Pusat Kajian Komunikasi ( PUSKAKOM ) Universitas Indonesia, total jumlah pengguna internet di Indonesia per awal 2015 adalah 88,1 juta orang.Dari angka tersebut, dapat dihitung bahwa jumlah pengguna kategori generasi muda adalah tak kurang dari 70 juta orang.Kebanyakan dari mereka mengakses internet dengan menggunakan gawai atau smartphone yang sudah canggih.Jumlah tersebut bukanlah jumlah yang sedikit, dan itu artinya para generasi digital native sudah bergantung kepada teknologi.Karna persentase yang signifikan tersebut ,dalam laporan berjudul Measuring the Information society 2013 yang dirilis oleh International Telecommunication Union ( ITU ), salah satu agensi pengampu kebijakan global di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ) dijelaskan bahwa keberadaan generasi muda perlu mendapatkan perhatian khusus dari pengambil kebijakan.Kebijakan tersebut dapat berupa kebijakan untuk memahami bagaimana mereka belajar, bermain dan melibatkan diri dalam lingkungan sekitar mereka terutama lingkungan pendidikan.

        Dari pernyataan diatas, salah satu cara yang tepat untuk membentengi generasi digital native adalah dengan literasi digital baik secara formal maupun informal.Dengan literasi digital ini akan melatih kemampuan menggunakan TIK untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengkomunikasikan informasi dengan kecakapan kognitif maupun teknikal.Menurut Best Practice Forum on Online Child Protection, Internet Governance Forum ( IGF ) 2014, pendidikan literasi digital adalah keniscayaan untuk mendorong pengguna internet, khususnya yang masih belia usia agar mampu menggunakan internet dengan aman, nyaman dan bertanggungjawab.Hal ini selaras dengan tujuan pendidikan, yaitu memberikan bekal kemampuan untuk dapat memilah dan memilih hal yang positif, baik secara online maupun offline.Pendidikan literasi digital tidak harus dalam bentuk mata pelajaran tetapi juga bisa sebagai pendukung bahan ajar atau bisa juga disisipkan ke dalam sebuah mata pelajaran yang berhubungan.Dalam mewujudkan pendidikan literasi, tentu juga harus mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Indonesia.

        Generasi muda kategori digital native haruslah mampu membentengi diri dari perkembangan teknologi yang berlebihan agar tidak hanyut dan bahkan dapat merusak kepribadian.Banyak sekali informasi-informasi hoax yang tersebar terutama di media internet.Orang-orang pengguna internet akan mudah percaya jika tidak mampu mengevaluasi informasi yang benar atau sekedar hoax.Pengguna internet seringkali menyalahgunakan media tersebut untuk hal-hal yang tidak seharusnya.Perkembangan teknologi yang sangat pesat memudahkan banyak orang untuk melakukan apapun yang diinginkan, sehingga jika kita tidak berhati-hati maka akan dapat menimbulkan dampak negatif bagi diri kita sendiri ataupun bagi orang lain.Karena hal inilah generasi digital native sangat membutuhkan kehadiran literasi digital dalam pendidikan yang mereka jalani.Sebaiknya literasi digital ini lebih dikembangkan dan ditekuni di dunia pendidikan, karna sangat bermanfaat terutama untuk generasi digital.


#diana_uhn_17